Monday, 22 November 2010

untitle

mencoba menulis kembali,
tatanan bahasa kalbu,
dalam lembut sentuhan jemari,
ingin mencoba mengungkap,
akan segala rasa yang mungkin tak terungkap,
selama ini...

mungkin,
tiap-tiap rasa itu selalu terbungkus rapi,
dengan koran2 bekas,
yang banyak membicarakan isu2 kontemporer,


selalu mengamati tiap-tiap jengkal kehidupanku,
menelaah tiap detik perjalannanya,
tanpa pernah henti, dan kan tiada akhirnya.
mungkin...

kehidupan yang monoton,
yang selalu menyemburat di segala tingkahku,
entah itu secara sengaja, maupun tidak.
aku menerimanya hingga mungkin kelak kan jenuh akan itu semua.

mungkin kalian tidak akan menemukan titik temu dari bahasaku ini,
aku akui,
tak mengerucut pada sebuah pandangan,
aku hanya menuliskan semua pandangan yang melewati pikiranku,
di tiap detik waktu ini..

bahkan mungkin bahasa inipun takkan berakhir..

No comments:

Post a Comment