Wednesday, 16 February 2011

Kebon Karet


DSC01550karet, tak tau apa nama latinnya. yang jelas, ne pohon menjadi salah satu komoditi perkebunan utama di kerajaanku. dan sepertinya semakin menjadi nomor wahid di sini. Kata bapakku, aku hidup dari sini sekarang. hehe, ya, aku tahu maksudnya.


Dibilang hidup, emang bisa hidup dari karet ini. selidik punya selidik, harga karet sekarang lumayan melambung tinggi, yaitu Rp. 16.000-20.000 (tergantung rentang waktu penjualan, mingguan, 2 mingguan, atau bulanan). Tak ayal, tukang nderes karet (sebutan untung orang yang nderes/nyadap/pengambil getah karet) pun ikutan makmur luar biasa. hasil survey kecil-kecilan menunjukkan income sang penderes karet ini bisa mencapai minimal 2 juta per bulan. apa kabar dengan si pemilik kebun karet.. Gak usah ditanya, 2 kali lipat bahkan lebih. tinggal duduk2, duitnya netes terus.

sempet baca, katanya Indonesia mau dijadiin pemasok karet nomor 1 di dunia. hebat-hebat.. berarti kerajaanku turut berkontribusi. hoho.
kebun karet ini mayoritas berada di daerah pedalam, bukan daerah pusat kerajaan. butuh perjalanan sekitar 15 menit menggunakan motor untuk sampai di kebun karet ini. dengan pemandangan yang luar biasa di sepanjang perjalanan, gak bakal kerasa 15 menitnya.

berikut adalah hasil jepretan yang sempet di jepret pas di kebon karet.
DSC01547DSC01548DSC01560DSC01565DSC01570

No comments:

Post a Comment